Hj. Sri Neni Trianawati Dukung Penuh Terpilihnya Edy Pratowo Sebagai Ketua DPD Kalteng

Hj. Sri Neni Trianawati Dukung Penuh Terpilihnya Edy Pratowo Sebagai Ketua DPD Kalteng

Palangka Raya, inovasipublik.com/ – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Hj. Sri Neni Trianawati, SE., M.A.P menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2025 yang berlangsung di Ballroom Swiss-Belhotel Danum, Jalan Tjilik Riwut Km 5 No 9 Palangka Raya, Sabtu (29/11/25).

Pada Musda yang dibuka oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia tersebut Edy Pratowo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalteng periode 2025-2030.

Menyikapi terpilihnya Edy Pratowo sebagai Ketua DPD Kalteng, Hj. Sri Neni Trianawati yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Kabupaten Barito Utara ini mengucapkan selamat dan sukses dan berharap dibawah kepemimpinan Edy Pratowo Partai Golkar bisa lebih baik lagi dan semakin berjaya di Kalteng.

Ia juga berharap adanya dukungan penuh dari Ketua DPD Kalteng Edy Pratowo kepada DPD di Kabupaten untuk mencapai target di Pemilu yang akan datang.

“Harapannya, Golkar akan menambah perolehan kursi di DPR baik Tingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat,” ucapnya melalui pesan singkat di whatsapp, Senin (1/12/2025).

Sebelumnya saat menyampaikan arahannya pada pembukaan Musda, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam arahannya menekankan bahwa Musda memiliki fungsi strategis dalam memetakan kebutuhan organisasi di tengah dinamika politik yang terus berubah. Ia menegaskan bahwa agenda Musda XI bukan hanya formalitas, tetapi landasan penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh.

Bahlil memuji soliditas Golkar Kalteng yang dinilai semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia turut menyampaikan peringatan tegas agar struktur partai yang tidak aktif segera dievaluasi.

“Golkar tidak boleh terbebani oleh pengurus yang hanya hadir di atas kertas,” tegasnya.

Menurutnya, kekuatan Golkar dibangun dari kerja berlapis para kader, bukan hanya elite di tingkat pusat.

“Kemenangan politik tidak dibangun dari Jakarta. Ia dimulai dari ranting-ranting yang bekerja setiap hari,” ujarnya.

Bahlil juga menekankan bahwa pengalaman panjang Golkar dalam kancah politik nasional merupakan modal penting bagi partai dalam menghadapi kontestasi mendatang. Struktur partai yang tersebar hingga ke tingkat desa, menurutnya, merupakan keunggulan strategis yang harus dimaksimalkan. (Candra)