Gembur Labu Juai dan Paiwakan Banua Daya Tarik Festival Kuliner Banua QRIS-QJI 2026

Gembur Labu Juai dan Paiwakan Banua Daya Tarik Festival Kuliner Banua QRIS-QJI 2026
BANJARMASIN-Kantor Perwakilan BI Kalsel menggelar Festival Kuliner Banua QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 dari tanggal 17 hingga 19 Juli 2026, di halaman Kantor Perwakilan BI setempat.(foto:humas bi kalsel)

BANJARMASIN,Inovasipublik.com-Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (BI Kalsel) Aloysius Donanto HW menyebutkan, salah satu daya tarik Festival Kuliner Banua QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026 adalah, kehadiran Gembur Labu Juai langsung dari Balangan, sentra produsen labu di Kalsel dan Paiwakan Banua dari Hulu Sungai Tengah.

“Pada ajang Banua QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 Hulu Sungai Tengah membawa kue Apam khas asli Barabai. Ini menjadi bukti kuliner khas daerah dinikmati masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya di satu tempat,” ujar Aloysius Donanto HW, dalam siaran pers, Senin (20/07/2026).

Ke depan, terang dia, capaian Festival Kuliner Banua dan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 diharapkan menjadi tolok ukur bagi penyelenggaraan kegiatan serupa, sekaligus mendorong semakin banyak UMKM kuliner Kalsel naik kelas dan masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan transaksi digital dalam keseharian.

“Dengan sinergi yang terus terjalin antara UMKM, komunitas, pemerintah daerah dan seluruh mitra, Bumi Banua diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi kuliner dan wisata membanggakan,” harap Aloysius Donanto HW.

Dia mengatakan, Festival Kuliner Banua QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 digelar untuk memperluas eksposur UMKM kuliner khas daerah kepada masyarakat lebih luas.

“Festival Kuliner Banua kami hadirkan agar semakin banyak masyarakat mengenal, mencicipi, dan mencintai kuliner khas Banua, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk naik kelas dan memperluas pasarnya,” terangnya.

Menurut dia, capaian selama tiga hari penyelenggaraan menjadi bukti nyata manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Ketika UMKM, komunitas, dan masyarakat bergerak bersama, sebuah kegiatan tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi dan mendekatkan masyarakat pada layanan keuangan digital yang aman dan andal,” ungkapnya.

Festival Kuliner Banua QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026 berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 17 hingga 19 Juli 2026, di halaman Parkir Kantor Perwakilan BI Kalsel mengusung tema: Rasa Banua, Kebanggaan Kita Semua.

Kegiatan diselenggarakan Kantor Perwakilan BI Kalsel tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM kuliner lokal untuk memperluas pasar, sekaligus mendekatkan masyarakat pada kemudahan transaksi digital.

Festival melibatkan 15 pelaku usaha kuliner unggulan terpilih dari 131 kandidat se-Kalsel hasil kurasi bersama Indonesia Chef Association (ICA) Kalsel
sebagai bagian dari upaya bersama mengarahkan transformasi ekonomi Kalsel ke sektor-sektor non-ekstraktif, seperti perdagangan, UMKM dan jasa pariwisata, salah satunya kuliner.

Rangkaian kegiatan mencakup Bazaar UMKM Kuliner, Banua Culinary Competition, Banua Brewing Battle, lomba tebak aroma rempah dan masakan Banjar, Wakaf Duren dan Wakaf Cendol, community gathering bersama komunitas sepeda dan pelari, hingga booth edukasi QRIS, Pelindungan Konsumen, cek SLIK OJK, dan Cinta-Bangga-Paham Rupiah menjadi bagian dari ajang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) tingkat Provinsi Kalsel.

Selama tiga hari penyelenggaraan, festival tersebut dihadiri hampir 2.000 pengunjung dengan transaksi penjualan UMKM mencapai Rp200 juta dari 5.000 transaksi QRIS.(ari/rilis)