Direktur Bandung TV Alit Suwirya Terpilih Sebagai Ketua ATVLI Periode 2026–2030

Direktur Bandung TV Alit Suwirya Terpilih Sebagai Ketua ATVLI Periode 2026–2030
JAKARTA-Direktur Bandung TV Alit Suwirya terpilih sebagai Ketua ATVLI Periode 2026–2030 dalam Kongres ATVLI digelar bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 ATVLI, di Hall Dewan Pers Jakarta, Sabtu (25/07/2026).(foto:istimewa)

JAKARTA,Inovasipublik.com- Direktur Bandung TV Alit Suwirya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) periode 2026–2030 dalam Kongres ATVLI digelar bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 ATVLI, di Hall Dewan Pers Jakarta, Sabtu (25/07/2026).

Sidang pleno kongres dipimpin oleh Ketua Panitia Kongres Yogi Hadi Ismanto merupakan anggota Dewan Pers berlangsung tertib dan demokratis, dengan dihadiri pengurus serta anggota ATVLI dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam agenda pemilihan Ketua Umum, seluruh peserta kongres secara bulat menyatakan dukungan kepada Alit Suwirya.

Tidak adanya calon lain, pimpinan sidang menetapkan Direktur Bandung TV tersebut sebagai Ketua Umum ATVLI periode 2026–2030 secara aklamasi.
Terpilihnya Alit Suwirya mencerminkan besarnya kepercayaan anggota terhadap kepemimpinannya untuk membawa ATVLI semakin kuat dalam menghadapi perkembangan industri penyiaran dan transformasi digital.

Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum, Alit Suwirya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh anggota ATVLI.

Dia berkomitmen memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme televisi lokal, serta memperjuangkan kepentingan lembaga penyiaran lokal agar tetap menjadi media yang berdaya saing dan dekat dengan masyarakat.

Kongres diselenggarakan bertepatan dengan HUT ke-24 ATVLI itu menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menyusun arah kebijakan strategis empat tahun ke depan.

Di bawah kepemimpinan Alit Suwirya, ATVLI diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah, Dewan Pers, regulator dan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong kemajuan televisi lokal di Indonesia.(ari/tim)