Kejari Tala Sosialisasi Penguatan Kurikulum Anti Korupsi ke Kepala Sekolah Dasar

Kejari Tala Sosialisasi Penguatan Kurikulum Anti Korupsi ke Kepala Sekolah Dasar
PELAIHARI-Kejari Tala melalui Bidang Intelijen menggelar Sosialisasi Penguatan Kurikulum Anti Korupsi kepada Kepala Sekolah Dasar selama tiga hari dari tanggal 22 sampai 24 September 2026, di Aula Kantor Disdikbud setempat.(foto:istimewa)

PELAIHARI,Inovasipublik.com-Kejaksaan Negeri Tanah Laut (Kejari Tala) melalui Bidang Intelijen menggelar Sosialisasi Penguatan Kurikulum Anti Korupsi kepada Kepala Sekolah Dasar selama tiga hari dari tanggal 22 sampai 24 September 2026, di Aula Kantor Disdikbud setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kejari Tala memberikan materi dan pemahaman terkait pentingnya pendidikan antikorupsi sebagai bagian dari upaya membangun karakter peserta didik sejak usia
dini.

“Penanaman nilai-nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, disiplin serta sikap berani menolak segala
bentuk penyimpangan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki karakter antikorupsi,” ujar Kepala Kejari Tala Lutvi Tri Cahyanto melalui Kasi Intelejen Andi Mochamad Fachry dalam siaran pers, Kamis (24/09/2026)

Menurut dia, kehadiran Kejari Tala sebagai narasumber juga menjadi bentuk sinergi dan kolaborasi antara aparat penegak hukum dengan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung
terwujudnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga membangun karakter dan integritas generasi penerus bangsa.

“Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, para kepala sekolah diharapkan dapat memahami serta
mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi dalam lingkungan satuan pendidikan,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari, sehingga budaya integritas dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah.

“Sosialisasi Penguatan Kurikulum Anti Korupsi tersebut diikuti seluruh kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kabupaten Tanah Laut,” demikian tutupnya.(ari)