Pertamina Patra Niaga Kalimantan Optimalkan Penyaluran BBM di Puruk Cahu
PURUK CAHU,Inovasipublik.com-Untuk mendukung kelancaran pengisian dan kenyamanan masyarakat Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat pengaturan pelayanan dan menyiapkan prioritas pengiriman BBM.
“Kami memahami ketidaknyamanan masyarakat saat pengisian BBM membutuhkan waktu lebih lama. Selain memenuhi permintaan SPBU, kami memperkuat pengaturan pelayanan agar pengisian berlangsung tertib dan aman,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun, dalam siaran pers, Kamis (17/09/2026).
Kepadatan terjadi seiring meningkatnya kebutuhan Pertalite, sebut pria ramah ini, akibat peralihan sebagian konsumen dari Pertamax.
Selain itu, jelas putra Papua ini, menjadi satu-satunya SPBU reguler di Kota Puruk Cahu, SPBU 64.739.01 juga melayani masyarakat dari kecamatan sekitar, sehingga terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu.
“Pertamina telah mengarahkan pengelola SPBU untuk menata antrean dan memberikan garis batas pengisian serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga kelancaran lalu lintas,” kata Edi Mangun.
Lebih lanjut dia mengemukakan, prioritas pengiriman turut disiapkan.disertai rekomendasi penambahan dispenser maupun nozzle untuk meningkatkan kapasitas pelayanan.
Pengawasan transaksi Subsidi Tepat, ucap dia, juga diperkuat untuk mengidentifikasi pengisian berulang yang tidak wajar.
Sedangkan penyalahgunaan yang terbukti, tegas dia, akan ditindaklanjuti melalui pemblokiran kode QR sesuai ketentuan.
“Pengelola SPBU wajib melayani sesuai prosedur dan tidak bekerja sama dengan pihak yang menyalahgunakan pembelian BBM. Kami mengimbau masyarakat membeli sesuai kebutuhan, tidak untuk diperjualbelikan kembali, serta mengikuti arahan petugas,” tandas Edi.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun juga menyampaikan, realisasi penyaluran Pertalite dan Pertamax dari Integrated Terminal (IT) Banjarmasin ke SPBU 64.739.01 pada 11 hingga 16 September 2026 mencapai 100 persen dari permintaan SPBU.
“Informasi layanan dan laporan dugaan penyimpangan penyaluran BBM dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 atau akun media sosial @pertaminapatraniaga dan @pertamina135,” pintanya.(ari/rilis)

