Tommy Saputra Hadiri RAKERNAS KSBN 2026

Tommy Saputra Hadiri RAKERNAS KSBN 2026
PANGKA RAYA-Tommy Saputra Salah Satu Tokoh Seminan Muda asal Kabupaten Kapuas menghadiri RAKERNAS KSBN 2026, di Aula Hotel Neo Palangka Raya, Sabtu (13/06/2026) Pagi.(foto:istimewa)

PALANGKA RAYA, Inovasipulik.com– Tommy Saputra salah satu tokoh seniman muda asal Kabupaten Kapuas berkesempatan menghadiri Rapat Kordinasi Nasional (RAKERNAS) Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Tahun 2026, di Aula Hotel Neo Palangka Raya, Sabtu (13/06/2026) Pagi.

Dalam kesempatan tersebut Tommy sapaan akrabnya mengucapkan selamat dan sukses atas dilaksanakannya RAKERNAS KSBN tahun 2026 tersebut.

“Semoga RAKERNAS KSBN menghasilkan keputusan yang baik untuk kemajuan seni budaya Nusantara di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, sebut dia, Rakernas ditujukan untuk membahas, menyusun dan memantapkan program kerja tahunan organisasi dalam rangka pelestarian serta pengembangan seni dan budaya Nusantara.

Tommy yang juga politisi muda ini mengapresiasi dan menyambut baik dengan dilaksanakannya Rakernas tersebut di Kota Palangka Raya, provinsi Kalimantan Tengah.

“Hal ini barang tentu harus kita manfaatkan sebagai wadah dan tempat mempromosikan seni budaya yang ada di Kalimantan Tengah kepada masyarakat luar daerah hadir pada saat Rakernas,” ungkapnya.

Dia berharap, dalam acara Rakernas KSBN dapat melahirkan platform konkret untuk mewujudkan ekosistem kebudayaan dan menjadikan seni budaya sebagai fondasi dasar dalam membangun peradaban bangsa yang lebih maju.

Selain itu, sambung Tommy, terdapat beberapa visi dan target penting lainnya diperjuangkan dalam rangkaian rapat kerja komite baik sinergi lintas sektor, membangun kolaborasi strategis dengan Kementerian Kebudayaan Pemerintah daerah, BUMN dan pihak swasta guna memastikan keberlangsungan program seni dan budaya agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Serta, sambung dia, penguatan budaya daerah dalam memajukan dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal Nusantara seperti, tari, musik dan kuliner agar tidak tergerus arus globalisasi dan mampu bersaing di forum internasional.

Lebih lanjut dijelaskan pemuda yang aktif diberbagai organisasi ini, transformasi berbasis Iptek juga perlu dimasa moderenisasi saat ini.

Mengintegrasikan kekayaan seni budaya dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terang dia, agar tetap relevan dengan zaman.

Kemudian, papar dia, konsolidasi organisasi juga sangat penting dalam memperkuat komitmen seluruh pengurus wilayah, mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, agar program kerja tahunan dapat berjalan selaras demi kelestarian dan kemajuan seni budaya Nusantara,” demikian tutupnya.(ari/rilis)